Sabtu, 15 Juli 2017

5 Tempat Makan Wajib Dikunjungi saat Berlibur ke Belitong



kong djie belitong

Menikmati kopi ala Belitong
       Belitong. Bagi saya ini bukan sekedar tempat melainkan lebih dari itu. Sebagai seorang yang menyukai tetralogi novel karya Andrea Hirata sejak masa sekolah dulu, Belitong menjadi salah satu tempat impian saya sejak lama. Saya menikmati setiap kata yang tertuang di novelnya sambil membayangkan betapa indahnya alam negeri laskar pelangi. Finally, I visited the rainbow troops’ island. Ternyata bukan hanya alamnya yang cantik, Belitong juga memiliki kuliner super enak yang dapat memanjakan lidah para wisatawan. Berikut ini lima tempat makan yang wajib kamu datangi saat berkunjung ke Belitong!

Rabu, 28 Juni 2017

Sepenggal Kisah Mudik dan Le(m)baran yang Indah




tempat wisata garut

 Garut, H+2 Idul Fitri 1438 H

~Lembaran foto hitam putih
Aku coba ingat lagi warna bajumu kala itu
Kali pertama di hidupku
Manusia lain memelukku~

Melihat mereka tertawa ketika membuka album foto masa lampau di ruang tengah, saya tiba-tiba teringat sepenggal lirik monokrom dari Tulus yang membuat hati wa’as (perasaan waktu ingat kepada pengalaman menyenangkan) tentang kejadian-kejadian beberapa puluh taun lalu di gambar tersebut.
Saya yang semula duduk seketika berdiri dan melontarkan pertanyaan kepada anggota keluarga di ruang tengah yang sedang asyik membuka album foto lama,
“Jalan-jalan yuk ke sawah. Siapa yang mau ikut?”
“Hayu, Uwan. Sama Mama aja.” Dari beberapa orang yang ada, cuman beliau yang setia setiap saat. *sending a ton of love*

***

         Mama dan saya berjalan keluar rumah dan bergegas mencari sandal jepit stylish untuk menemani jalan-jalan pagi. Kali ini kami sedang berada di kampung Lisung Batu, sebuah tempat di wilayah Samarang, Garut, Jawa Barat yang sangat menyejukkan hati dan pikiran. Tempat ini sebenarnya bukan tempat Mama sewaktu kecil melainkan tempat tinggal Ateu (nama lain tante), namun karena pemandangan yang ditawarkan sangat asri, maka kami sekeluarga selalu menyempatkan  berkunjung ke sini minimal satu kali dalam setahun.

Sabtu, 29 April 2017

Manisnya Menghabiskan Akhir Pekan di Jakarta

city tour jakarta gratis


“Jakarta itu keras, lho.” Balasan chat teman lama setelah saya beberapa bulan memilih untuk kerja di ibu kota.
“Siapa bilang? Sekeras-kerasnya Jakarta, masih lebih keras keegoisanmuh”
………………
*No signal*


Mungkin bagi setiap orang tinggal di Jakarta masih menakutkan, tapi tidak bagi saya. Setelah lebih dari satu tahun menetap di sini, saya merasa kota ini sangat aman. Pergi keluar jam berapa pun akan selalu ramai bukan hanya di jalan besar namun di wilayah permukiman biasa sekali pun. Hiruk pikuk ibu kota membuat saya tenang dan nyaman apalagi saat akhir pekan tiba. Jika sedang tidak pulang ke Bandung, menghabiskan akhir pekan di Jakarta itu seperti sebuah senyuman semasa pdkt, manis, dan selalu terbayang-bayang.
Terdapat banyak alternatif kegiatan yang bisa kita lakukan untuk melewati akhir pekan yang indah di Jakarta. Mengeksplorasi setiap sudut ibu kota kita tercinta adalah kegiatan yang asyik karena Jakarta punya banyak tempat wisata dan tempat hangout yang nggak kalah nyentrik dari headlines gonjang ganjing tentang pilkada Jakarta. Bagi saya si anak rantau, berikut daftar kegiatan yang bisa kita lakukan untuk menghabiskan weekend biar nggak melulu nonton drama korea di kamar….

Rabu, 26 April 2017

Menjadi Lebih Bugar dengan Olahraga TRX dan Yoga di BeFIT Studio

 Tepatnya satu tahun empat bulan saya tinggal di Jakarta. Selama itu pula bulak-balik Jakarta – Bandung tiap dua minggu sekali menjadi rutinitas favorit di setiap akhir pekan tiba. Have fun banget bisa pulang tiap weekend ke kampung halaman, tapi entah kenapa makin ke sini ‘si badan’ ini makin ringkih dibawanya.
Apa pengaruh umur, ya? Tetot, salah besar wong masih di bawah 25 tahun.
Kurang makan? Gak mungkin banget wong tiap makan porsinya setara nasi padang kalo dibungkus.
Kurang istirahat? Entahlah karena mostly tidur selalu di bawah jam 11 malem.
Kurang kasih sayang? No comment.
Kurang olahraga? YHA, seratus buat kamu!

***

        Kalo dipikir-pikir, semenjak pindah domisili, saya jarang banget workout. Tiap diajakin selalu bilang nggak mau. Pas udah kejadian badan gresak-gresek gini baru deh kerasa pentingnya olahraga. Belum lagi, pendapat orang-orang yang katanya kalo ngeliat Rizka secara kasat mata, ada yang berubah. Bukan, bukan wajah saya yang mengkonversi menjadi Laudya Cynthia Bella, yang berubah di sini adalah bentuk tubuh saya yang (katanya) menjadi sedikit lebih berisi.
“Riz kok gendutan!”
Kzl.

Kamis, 12 Januari 2017

Menikmati Citarasa Negara Thailand di Thai Xtreme



Sawaddikha... Sabai di Mai?


Chan chob Khun!


Halo... Apa kabar?


Saya suka Kamu :3


***


Hehehe siapa yang gak suka film Thailand? Pertama kali menggandrungi layar lebar Negeri Gajah Putih ini gara-gara nonton film drama manis “The Little Thing Called Love”. Yha, sejak pertama kali melihat Mario Maurer, hati langsung terpatri dengan film-film Thailand lainnya. Kalo dijumlah sih ada lebih dari sepuluh film Thailand yang sudah ditonton karena rata-rata ceritanya oke dan unpredictable, walaupun gaya bicara yang unik, tetapi jalan cerita yang asyik membuat saya ketagihan! Hihihi


By the way, bukan cuma film nya yang bikin nagih, tapi makanan khas mereka juga bikin kesemsem banget! Terdapat beberapa resto ber-genre Thailand di Jakarta salah satunya di Thai Xtreme yang berada di lantai satu mall Cilandak Town Square di daerah Jakarta Selatan. Dari luar resto, saya melihat sebuah patung Buddha berwarna emas cukup tinggi yang membuat rasa penasaran saya melambung akan negara satu ini. Tanpa pikir panjang saya langsung masuk ke dalam untuk mencoba makanan sehari-hari dari si ganteng Mario Maurer dan Pachara Chirathivat :3


Bagian depan resto Thai Xtreme dan patung Buddha-nya :)


© Hijab Ransel
Maira Gall