Kamis, 21 Juli 2016

Armor Kopi: Ngopi Asyik Berlatar Hutan dan Danau



Armor Kopi Tahura Bandung

*sruput kopi*
“Henak juha yah gehunya.....”
*sruput kopi (lagi)*

Ps: sepenggal kalimat di atas bukan karena typo, melainkan sebuah ekspresi kepanasan dikala makan gehu (tahu goreng) panas di Armor Kopi beberapa waktu lalu.

***
Armor Kopi Tahura Bandung
Armor Kopi Bandung


Saya bersama kedua teman berlarian dari pintu masuk Taman Hutan Raya (Tahura) atau yang biasa disebut Dago Pakar sambil menutup kepala yang kebasahan. Ya, saat itu sedang hujan deras, dan kami menggunakan jasa uber sampai ke dalam Tahura yang mengharuskan kami membayar tiket masuk masing-masing Rp10.000,- (termasuk sopir uber) untuk masuk ke wilayah ini. Memang, lokasi Armor Kopi terletak di sebelah halaman utama parkiran Tahura, maka seluruh pengunjung wajib membayar HTM untuk bisa nongkrong di sini.


tiket masuk dago pakar

Wajib beli tiket masuk Tahura kalo mau ngopi di sini
Waktu itu hari Sabtu, sehingga Armor Kopi dipenuhi banyak orang mulai dari yang lagi kencan, ngobrol, sampai sekelompok anak muda yang berteduh karena hujan deras, termasuk kami salah satunya. Saya berdiri di bagian luar kafe dengan arsitektur bermaterial kayu alam dimulai dari ruang barista, kursi-kursi, dan beberapa meja yang berdiri sebagian besar berbahan dari kayu, sambil melihat-lihat gaya berpakaian kekinian dari para abege di sekeliling. Di balik derasnya hujan, terlihat banyak sekali pohon pinus yang menjulang tinggi beserta bangunan kafe lain yang letaknya tidak terlalu jauh dari tempat saya berpijak.

Armor Kopi tahura Bandung
Ku suka (wangi) hujan~~

“Pesen kopi, yuk! Kata saya sesaat setelah mendapatkan bangku kosong.”
Untuk memesan minuman atau makanan kami harus masuk ke dalam terlebih dahulu dan memilih pesanan sendiri. Sambil menunggu teman saya manggut-manggut kebingungan pilih menu, saya melihat satu persatu-satu jenis kopi yang berjejer di dalam plastik bening layaknya seorang penikmat kopi tingkat atas.

“Mas, kopi yang enak yang mana yah..”
Seketika si mas menjelaskan satu persatu sekaligus dengan metode membuat kopi yang malah membuat saya makin bingung karena memang gak ngerti kopi-kopian :)))


barista Armor Kopi tahura Bandung
jenis-jenis kopi yang bisa kamu coba
barista Armor Kopi tahura Bandung
Mau dapet gratisan di Armor Kopi? Minta 'Kaming Sun' aja ke barista :D

Untuk ukuran tempat nongkrong, Armor Kopi ini harganya terjangkau, lho! Berikut range harga dari tiap menu di Armor Kopi:
  • Coffee: 13K-20K
  • Special Coffee: 30K-50K
  • Tea: 10K-20K
  • Premium Tea: 30K
  • Snacks: 15K-30K
daftar menu dan harga Armor Kopi
daftar menu dan harga Armor Kopi
Semula saya kira menu-menu di sana kebarat-baratan tapi ternyata untuk makanannya sendiri menunya cenderung campur, termasuk di dalamnya terdapat banyak jajanan orang Sunda seperti gehu, cireng, bala-bala, pisang goreng dengan nama menu yang jenaka hihi. Sejatinya, nongkrong di dataran tinggi itu paling enak ditemani kopi + yang anget-anget, maka dari itu saya memilih menu ‘Mau Tahu Ga? /Gehu (15k)’ dan ‘Phisang Gowreng (15k)’ sebagai teman secangkir kopi robusta (13k) di tengah semilir angin Taman Hutan Raya :D

daftar menu dan harga Armor Kopi
dingin makan yang anget-anget = perfecto!
daftar menu dan harga Armor Kopi
manis dan anget. Sebelas dua belas sama senyum kamu :)

"Di sana ada danau! Pindah posisi, yuk!”
Setelah hujan reda, kami pindah ke bangku yang berada di bagian luar kafe dan ternyata terlihat pemandangan sebuah danau kecil which is danau buatan yang merupakan muara akhir air sungai yang mengalir di Tahura (bisa dilihat dari pintu masuk). Setetes demi setetes air sisa hujan dari pohon pinus berjatuhan ke lengan baju saya beserta sapaan angin sejuk yang terus menghampiri. Hmm... pantas saja, banyak sekali anak muda yang memilih untuk nongkrong di sini, pengalaman ngopi yang ditawarkan benar-benar back to nature yang bikin betah karena keasriannya :)

Armor Kopi Tahura Bandung
Tasha, Yayang, dan Saya berada di spot paling pewe di Armor Kopi

Sebelum langit berubah menjadi gelap, kami bergegas pulang. Bagi yang belum pernah masuk ke Tahura, sepulang ngopi bisa langsung bertolak ke dalam untuk menjelajah isi dari Taman Hutan Raya (Dago Pakar) untuk menemukan beberapa tempat unik seperti jembatan cinta, Goa Jepang, Goa Belanda, Curug Omas, serta ribuan pohon pinus yang cocok untuk jadi tempat photoshoot. Seru banget pokoknya! :D





 How to go to Armor Kopi in Taman Hutan Raya Djuanda (Dago Pakar) Bandung by public transportation?
1. Menggunakan angkot Ciroyom-Ciburial warna hijau-putih (naik dari Simpang Dago)
2. Menggunakan angkot Dago - Caringin warna oranye yang biasa melewati Jalan Suci, Pahlawan, dan Cikutra.
3. Turun di pertigaan menuju Taman Hutan Raya Djuanda (terdapat tanda tulisan) kemudian harus berjalan naik ke atas ± 500 meter.


Armor Kopi

Parkiran Utama Wisata Taman Hutan Raya Djuanda (Dago Pakar) Bandung
Buka : 09:00 - 21:00

instagram: armorkopi.bdg






Tidak ada komentar

Posting Komentar

© Hijab Ransel
Maira Gall