Sabtu, 15 Juli 2017

5 Tempat Makan Wajib Dikunjungi saat Berlibur ke Belitong



kong djie belitong

Menikmati kopi ala Belitong
       Belitong. Bagi saya ini bukan sekedar tempat melainkan lebih dari itu. Sebagai seorang yang menyukai tetralogi novel karya Andrea Hirata sejak masa sekolah dulu, Belitong menjadi salah satu tempat impian saya sejak lama. Saya menikmati setiap kata yang tertuang di novelnya sambil membayangkan betapa indahnya alam negeri laskar pelangi. Finally, I visited the rainbow troops’ island. Ternyata bukan hanya alamnya yang cantik, Belitong juga memiliki kuliner super enak yang dapat memanjakan lidah para wisatawan. Berikut ini lima tempat makan yang wajib kamu datangi saat berkunjung ke Belitong!

 1.  Mencicipi mie atep dengan jeruk kunci di Mie Atep Belitong.
Kami berhenti di sebuah kedai dekat bunderan alun-alun kota Belitong. Jalanan yang luas dan sepi berbanding terbalik dengan kondisi kedai yang ramai dipadati pengunjung. Adalah Mie Atep Belitong, sebuah kedai yang menjual semangkuk mie ciri khas kota bangka belitung. Setelah kami berhasil mendapati tempat duduk, seorang pelayan datang menghampiri kami.
Waiter  : “Pesan berapa?”
Me      : “Pesan lima. Minumnya apa ya?”
Waiter  : “Ada es jeruk kunci. Lima juga?”
Me      : “Heh? Jeruk apa?” tanya saya memastikan kata ‘kunci’ agar tak salah sebut.
Waiter  : “KUNCIIIIIIIIIIIIIIIIII” timpalnya dengan sedikit teriak dan panjang.
Me    : *berubah jadi patung*
mie atep belitong jeruk kunci

Mie atep belitong dan es jeruk KUNCIIIIIIIIIIII
Sebuah piring dengan satu gelas plastik mendarat di depan kami. Di dalam piring tersaji mie yang perawakannya baru saya temui. Adalah mie atep yang memiliki bentuk berwarna kuning yang biasa kita jumpai namun memiliki rasa yang khas dan unik. Selain mie kuning, di dalamnya terdapat banyak pelengkapnya seperti bihun, tauge, udang, ikan, potongan kentang, dan mentimun yang diguyur dengan kuah coklat tua yang rasanya mirip campuran mie tek tek dengan kuah pempek. Tak lupa kerupuk melinjo (emping) yang menambah cita rasa. Rasanya otentik sekali, baru saya temukan di Belitong.
Sedangkan es jeruk kunci adalah es jeruk yang berwarna kuning muda dengan beberapa biji besar yang ikut larut di dalamya. Untuk jeruk kuncinya sendiri, saat saya melihat di dapur mereka, bentuknya ini mirip seperti jeruk nipis namun memiliki biji yang besar dengan rasa yang manis. A plate of mie atep + a cup of  jeruk kunci = perfecto!
2.     Kopi Kong Djie, tempat nongkrong instagramable buat para pecinta kopi
kong djie belitong
Kopi Kong Djie
Tempat yang kami datangi bisa disebut dengan Kopi Kong Djie versi modern, ya, karena kedai Kong Djie yang asli tempatnya sangat penuh sehingga pada akhirnya kami dibawa ke sin untuk mencicipi kopi khas legendaris. Belitong memang terkenal dengan “Kopi O”. Untuk menghilangkan rasa penasaran, saya memesan secangkir kopi satu huruf itu. 
kopi O belitong
Kopi, kopi apa yang namanya mirip lagu yucuber? Kopi O aja yakan.
      Harga secangkir kopi O di sini dibandrol dengan Rp8000 saja, murah untuk ukuran tempat nongkong yang cozy dan instagramable. Menurut saya sebagai orang awam, rasa kopinya ini khas banget, clean, sedikit asam tapi bikin seger. Untuk menu makanannya, kami memesan makanan-makanan ringan seperti roti bakar, pisang goreng, dll karna niat ngobrol lama di sini. Interiornya terdiri dari berbagai murah yang menghiasi hampir seluruh ruangan baik indoor maupun outdoor. Tempat luas, nyaman, dan harga terjangkau, nikmat nongkrong lama-lama mana lagi yang kamu dustakan?

3.    Makan pampi khas Belitong di Wan Bie Seafood.
Pernah mendengar istilah pampi? Pampi ini bisa dibilang kwetiaw ala Belitong yang berhasil menggugah rasa penasaran saya. Bermodal searching dengan XL yang ngebut, akhirnya kami berhasil menemukan pampi enak di Wan Bie Seafood restoran. Sebagian besar makanan yang ditawarkan adalah makanan laut, sedangkan teman-teman saya memesan aneka seafood, saya tetap berteguh untuk mencicipi pampi di sini.
Pampi rebus
namanya Pampi. Lucu ya? Hihi
        Saya memesan pampi seafood rebus yang sekilas mirip dengan kwetiau seafood rebus. Ternyata pampi ini berbeda dari kwetiau, menurut saya bentuknya lebih mirip mie udon ala Jepang, putih dan besar, namun pampi ini bentuknya agak pipih dan pendek sehingga kita tidak perlu memotongnya dengan sendok. Saat dicoba rasanya lebih halus dan mantap dari kwetiaw apalagi jika disajikan dengan aneka seafood, rasanya sempurna banget! Sepengalaman saya sebagai pemesan-kwetiau-rebus-di-setiap-tempat-makan-yang-didatangi, pampi rebus ini yang terbaik. If I could back to Belitong, I’ll eat pampi again! 

4.  Rumah Makan Belitong Timpo Duluk, restoran bernuansa tradisional yang mengingatkan kita akan masa lalu.

Rumah Makan Belitong Timpo Duluk
Cheers!
 “Akhirnya bisa ke sini!” kata saya dalam hati. Biasanya saya hanya nonton vlog di youtube  dengan kuota melimpah dari XL, kini saya bisa datang langsung untuk mencicipi hidangan di Rumah Makan Belitong Timpo Duluk yang terkenal itu. Sesaat setelah masuk ke dalam, kami disuguhkan dengan suasana yang tradisional. Hampir seluruh interiornya terbuat dari kayu ala rumah jaman dulu. Uniknya, banyak sekali ornamen tradisional ala tempo dulu ditempel di dinding restoran dimulai dari yang kecil seperti perabotan tradisional hingga ornamen besar seperti sepeda ontel, semuanya dipajang di dinding! Berada di sini bikin saya senyum-senyum ketika berhasil menjumpai banyak jajanan ketika masa SD dulu yang dijual di dekat meja kasir. So sweet!
Rumah Makan Belitong Timpo Duluk
Super cute restaurant!

        Untuk urusan makanan, lebih baik kita mengambil paket khusus jumlah 2 orang,4 orang, atau 6 orang agar kita dapat mencicipi beragam makanan khas Belitong. Kami memilih paket dulang yang disajikan dalam nampan bundar besar yang di atasnya terdapat banyak piring kecil yang berisi menu yang berbeda-beda. My favorite adalah sup tangan yang berisi ikan ketarap dalam bentuk sup. Yummy! Untuk urusan harga, memang agak sedikit mahal untuk backpacker seperti saya, namun cita rasa yang disajikan sebanding dengan biaya yang dikeluarkan. Super recommended!

Rumah Makan Belitong Timpo Duluk
Sajian khas Rumah Makan Timpo Duluk

5.   Mencoba ikan segar terbaik di Rumah Makan Amat dekat dengan Pantai Laskar Pelangi
jeruk kunci jeruk cui
surga dunia itu di sini
        Jika ke daerah pantai, mencicipi makanan laut di pantyai is a must! Setelah dari Pantai Tanjung Tinggi, kami berhenti di Rumah Makan Amat yang letaknya tidak jauh dari lokasi syuting laskar pelangi itu. Tempat makan ini sekilas seperti rumah makan biasa yang miliki beberapa saung dan meja kayu dengan view langsung ke laut, namun yang menjadi spesial adalah masakan ikan segarnya yang memang benar-benar enak! Menurut saya, ini merupakan restoran dengan ikan dengan rasa terbaik dibandingkan di restoran-restoran jimbaran saat ke Bali! Saya sengaja tidak memilih makanan di menu melainkan datang sendiri ke dapur untuk memilih ikan langsung. Di sana terdapat sebuah ice box besar yang di dalamnya terdapat berbagai jenis ikan yang didinginkan di antara gundukan es batu. Saya memilih langsung ikan untuk kemudian dibakar, namun saya lupa nama ikan yang saya pilih (sorry). Saya ingat harga 1 kg ikan yang saya pilih itu dikisar dengan Rp120.000/kg, karena bobot ikan yang dipilih 0,5kg maka saya membayar setengahny yakni Rp60.000,- yang kemudian dibagi dua dengan teman saya. Hidup patungan!
 
kecipir tumis

Ikan bakar terenak + tumis kecipir = surga dunia itu di sini
     Yha, setelah menunggu di kursi kayu bersama teman-teman yang lainnya, akhirnya ikan bakar yang saya pesan datang juga. The taste is so freakin delicious! Ikan bakar yang kami pesan sebelumnya dilumuri dengan bumbu rempah kuning yang meresap hingga ke dalam ikan. This is the best fish that I eat in my whole life! Menurut saya memang Belitong bisa dibilang surga bagi para pecinta seafood, especially menu ikan bakar di restoran ini. Sesaat setelah menghabiskan sepiring ikan bakan bakar, tumis sayur kecipir, es jeruk, dengan pemandangan laut Belitong yang sepi, saya bergumam di dalam hati, “Harus bawa Mama ke sini. Harus!”.

17 komentar

  1. Aaakk, lucu banget sih tempatnya... Rumah Makan Belitong Timpo Duluk..
    Jadi pengen berlibur ke belitung deh ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lucu banget aslinya sis!
      Harus ke sini banget pokoknya :D

      Hapus
  2. Mam ikan bakar, terus minumnya es jeruk? :v

    BalasHapus
  3. Ngtrip mulu ceu... kerenlah. Tetep jadi idolaaaqqqqqqq

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayu ceu ngetrip bareng yah!
      Jawa tengah I'm coming~

      Hapus
  4. Duh jadi mupeng 😍 moga suatu saat sampai ke Belitong

    BalasHapus
  5. Duh jadi mupeng 😍 moga suatu saat sampai ke Belitong

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harus banget mba ke sini.
      Sepi jadi semuanya kenikmatin 😁

      Hapus
  6. Aku suka banget sama pampi dan perasan jeruk cui (kunci). Belitong memang tempat yang asik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba. Pampi enak banget lucu juga namanya.
      Jeruk kuncinya juga enak hihi
      Suatu saat bakal ke sini lagi :D

      Hapus
  7. Aduh jadi mupeng, dah masuk list travelling berikutnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Worth banget traveling ke Belitong, mba. Yuk ke sana :3

      Hapus
  8. Wah, harus ngetrip ke Belitung nih kapan2 biar bisa wisata kulineran begini. Mupeng bgt.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enak-enak makanannya ampun. Betah makanan laut melimpah haha

      Hapus
  9. Balasan
    1. Ayo, mz. Sambil bawa laptop alias kerja X)

      Hapus

© Hijab Ransel
Maira Gall