Rabu, 07 Februari 2018

Berkenalan dengan BPK, Sang Pengawal Harta Negara


Pagi itu, seperti weekend biasanya, saya menikmati udara pagi di kampung halaman sembari membuka smartphone dengan tampilan sebuah situs yang berisi banyak informasi menarik. Sebagai anak muda yang biasanya melek akan segala yang berkaitan dengan entertainment, kali ini mata saya tertarik dengan headline beberapa pemimpin negara yang (lagi-lagi) diciduk karena diduga terjangkit korupsi. Miris memang, ketika rakyat memberikan sepenuhnya kepercayaan kepada wakil (rakyat)nya, namun diselewengkan. Tidak ada asap jika tidak ada api. Tidak serta merta mereka terjangkit sebuah kasus jika tidak ada sebuah perbuatan. Membaca beberapa fenomena ini membuat saya menggeleng kepala sejenak.

Setelah membaca sebuah berita sampai habis, kemudian saya beralih ke judul lain, tentang kasus lama yang cukup menarik perhatian saya. Di dalamnya disebut tentang sebuah lembaga negara yang berhasil menemukan sebuah kejanggalan di berbagai proyek pemerintahan. Good job! Seketika saya bergumam dalam hati. Lembaga tersebut bernama BPK RI, kepanjangan dari Badan Pemeriksa Keuangan. Sebuah lembaga negara yang berhasil membuat saya sebagai anak muda yang biasanya acuh tak acuh, menjadi tertarik untuk membaca sebuah berita sampai habis karena di dalamnya berisi keberhasilannya dalam menguak beberapa kegiatan dengan tepat dan jitu. Yang kemudian, hal ini membuat saya semakin penasaran dengan asal muasal dari lembaga dengan kinerja terbaik versi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam laporan hasil evaluasi akuntabilitas kinerja kepada instansi pemerintah pusat dan daerah (LAKIP) 2013 ini.




Kenalan dengan Badan Pemeriksa Keuangan yuk!


Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merupakan satu lembaga negara yang bebas dan mandiri
dalam memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Ibarat sebuah perusahaan swasta, BPK ini merupakan auditor eksternal yang melakukan pemeriksaan serta menganalisis semua aspek agar perusahaan berjalan dengan baik. Namun di sini, BPK hadir sebagai auditor bagi
Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Lembaga Negara Lainnya, Bank Indonesia, Badan Usaha Milik Negara, Badan Layanan Umum, Badan Usaha Milik Daerah, dan Lembaga atau Badan lain yang mengelola keuangan melalui beberapa jenis pemeriksaan antara lain pemeriksaan terhadap laporan keuangan, kinerja, atau pun pemeriksaan dengan tujuan tertentu. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menjaga akuntabilitas negara melalui melalui pemeriksaan yang berkualitas, bermanfat, berintegritas, independen, dan profesional.


Seperti apa tugas fungsi dan pokok dari lembaga negara ini?
  1. Memeriksa pengelolaan  dan tanggungjawab keuangan negara yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Lembaga Negara Lainnya, Bank Indonesia, Badan Usaha Milik Negara, Badan Layanan Umum, Badan Usaha Milik Daerah, dan Lembaga atau Badan lain yang mengelola keuangan negara; 
  2. Melaporkan kepada penegak hukum jika dalam pemeriksaan ditemukan indikasi tindak pidana;  
  3. Memantau pelaksanaan tindak lanjut hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pejabat entitas yang diperiksa, dan hasilnya dilaporkan secara tertulis kepada lembaga perwakilan dan pemerintah.

Bagaimana sistem kerja BPK sampai akhirnya berhasil memperoleh temuan pada entitas yang diperiksanya?


Ilustrasi Sistem Kinerja BPK

Jenis Pemeriksaan Apa Saja yang Dilakukan BPK?

Dalam melakukan pemeriksaan, ada beberapa tahapan yang dilakukan oleh BPK dimulai dari proses identifikasi masalah, analisis, dan evaluasi yang dilakukan secara independen, obyektif, dan profesional berdasarkan standar pemeriksaan, untuk menilai kebenaran, kecermatan, kredibilitas, dan keandalan informasi mengenai pengelolaan dan tanggung jawab keuangan pada setiap unit kerja yang ditelitinya. Adapun jenis pemeriksaan BPK tersebut terbagi menjadi tiga bagian yang dijelaskan pada gambar berikut:





Apa yang dilakukan BPK setelah melakukan pemeriksaan di atas?

Dalam melakukan pemeriksaan di suatu entitas, BPK biasanya membutuhkan waktu dengan kurun yang berbeda-beda tergantung objek yang ditelitinya. Setelah melalui berbagai proses analisis yang terinci, BPK biasanya mengeluarkan matriks yang dinamakan "Hasil Pemeriksaan BPK" yang kemudian disampaikan kepada pimpinan entitas atau lembaga pemerintahan agar bisa ditindak lanjuti hasilnya. Setelah itu, pimpinan entitas atau lembaga pemerintahan membuat dan menyampaikan tanggapan sebagai jawaban atas hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK. Pada akhirnya, BPK akan mengkaji kembali, menyusun, menyampaikan Laporan Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan kepada Lembaga Perwakilan pusat secara global.



Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK kini telah go online melalui  Sistem Informasi Pemantauan Tindak Lanjut (SIPTL), lho!
Dalam mempermudahkan pemantauan tindak lanjut hasil pemeriksaan, ternyata BPK juga memiliki aplikasi  berbasis web yang dikembangkan dengan tujuan untuk mengelola data pemantauan tindak lanjut secara real time antara BPK dengan entitas yang diperiksa yaitu Sistem Informasi Pemantauan Tindak Lanjut (SIPTL). Dengan adanya SIPTL, data tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK yang selama ini secara manual disampaikan ke BPK akan digantikan dengan data elektronis. Melalui sistem ini, proses dan status tindak lanjut dari data yang disampaikan oleh entitas dapat diketahui dan diakses secara real time. Jika sebelumnya proses pemeriksaan berlangsung cukup lama hingga 180 hari lebih, dengan hadirnya SIPTL ini diharapkan waktu tindak lanjut hasil pemeriksaan antara BPK dengan entitas akan semakin singkat sehingga terciptanya efesiensi. Berikut alurnya:
Sudah cukup kenal dengan BPK? Apa yang harus kita lakukan?
Sebagai generasi jaman now, sudah sepatutnya kita mendukung penuh Sang Pengawal Harta Negara agar tetap memiliki kinerja pemeriksaan yang profesional dan berintegritas dalam melakukan pemeriksaan terhadap berbagai entitas di Indonesia. Jika kita tidak bisa turut langsung dalam proses pemeriksaan, minimalnya kita bisa mengaudit diri kita sendiri untuk tetap berperilaku yang baik dan sesuai norma dan aturan yang berlaku.Jadilah anak muda yang terbuka, tidak apatis, dan selalu aktif secara positif terhadap seluruh hal yang terjadi di negeri kita ini. Indonesia perlu kita sebagai penggerak bangsa seperti kata Bung Karno "Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia" :)

8 komentar

  1. Setuju. BPK harus terus dikawal agar tetap berintegritas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kita sebagai generasi muda harus mendukung penuh :D

      Hapus
  2. Bnyk beud y kerja BPK ini

    BalasHapus
  3. Yuk deh kita bantu bpk mengawal Harta Negara!

    BalasHapus
  4. Yang namanya pengawal uang negara, biasanya tidak disukai oleh orang-orang yang merasa dirugikan.

    Tapi sebaliknya, ia dicintai oleh dan sangat dibutuhkan perannya oleh negara.

    BRAVO BPK, Kawal terus harta negara kita.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga mereka selalu terlindungi agar tetap bisa memberikan yang terbaik buat bangsa kita :)

      Hapus

© Hijab Ransel
Maira Gall